Rs Siloam Palembang nyatakan pencabutan infus Perawat korban penganiayaan sesuai SOP

  • Whatsapp

Dirut RS Siloam Sriwijaya Palembang Dr.Bona Fernando memberikan klarifikasi terhadap berita yang beredar di media sosial tentang pelanggaran SOP perawatnya terhadap pencabutan infus Pasien yang berujung tindakan penganiayaan terhadap perawat tersebut.

Tersangka Jason Tjakrawinata diduga penganiaya perawat RS Siloam Palembang, Kristina Romauli Simatupang lantaran tidak terima melihat tangan anaknya mengeluarkan darah setelah infusnya dicabut.

Bacaan Lainnya

Namun ditegaskan Dirut RS Siloam Sriwijaya Palembang dr Bona Fernando bahwa pencabutan infus tersebut telah sesuai SOP dan membantah isu yang beredar di medsos.

sebelumnya Direktur Keperawatan RS Siloam Sriwijaya Palembang Benedikta Beti Bawaningtyas juga mengungkapkan hal senada terkait masalah tersebut.

Saat itu dinyatakan kronologis oleh Dr. Bona, sesaat setelah pasien dicabut infus. Pasien tersebut digendong sang Ibu yang bersangkutan dan kemudian bekas tusukan infus ditangan pasien mengeluarkan darah.

melihat hal tersebut Perawat RS Siloam Kristina Romauli Simatupang lantas segera melakukan tindakan mengganti plester sembari menghentikan pendarahan tersebut.

Namun yang terjadi kemudian, ayah pasien Jason Tjakrawinata datang, emosi dan dugaan tindakan penganiayan tersebut terjadi dan kasus ini mencuat.

Pos terkait